Di keterangan resmi KMI sendiri mengatakan bahwa Ninja 2 tak series memang terpaksa untuk dihentikan produksinya disebabkan regulasi baru mengenai emisi gas buang yang memakai patokan Euro3. KMI sendiri terus melakukan pembenahan dan improvement agar bisa menembus regulasi tersebut.
Tim dari Jepang bahkan sudah ikut mengirimkan tim Research and Development (R&D) KHI yang ikut serta dalam usaha mengembangkan mesin 2 tak Ninja agar sesuai dengan regulasi yang ditetapkan. Mereka sedang mencari cara untuk menembus regulasi.
Akan tetapi biaya produksi atau cost, performa dan juga karakter sepeda motor yang dikembangkan oleh KMI dan KHI masih belum sesuai target pasar. Produksi Ninja 2 tak yang sudah mulai dihentikan akhir Juli 2015 dikabarkan menuju jalan buntu.
Wakil Kepala Departemen Penjualan dan Promosi KMI mengatakan bahwa harus ada penambahan komponen agar Ninja 2 tak lulus emisi regulasi terbaru. Tentu saja hal ini akan mempengaruhi performa dari Ninja 2 tak tersebut. Cukup sulit untuk membuat Ninja 2 tak tersebut ditingkatkan standar emisinya dan bersaing untuk pasar Indonesia. Apalagi mengingat biaya produksi yang akan berlipat ganda.
0 Response to "Jepang Siap Bantuk 2 Tak Lolos Regulasi"